Bacabup Rasyid Zakaria: Hasil Survey Saya Bagus Semoga Direkom PDIP Jember

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:
Bagikan:

Jember, LiraNews – Kepala BPBD Jember, Rasyid Zakaria mengembalikan berkas pendaftaran bakal calon bupati ke kantor DPC PDIP Jember di kawasan Baratan, Kecamatan Patrang, Jember.

Sebagai bentuk keseriusan Rasyid melampirkan hasil survey popularitas maupun elektabilitas dirinya yang dilakukan oleh sebuah lembaga survei terkenal dari Jakarta.

“Keseriusan saya, juga sudah melakukan survei secara nasional. Hasilnya (juga) sudah saya sampaikan, biar partai menilai elektabilitas saya sampai dimana, sehingga nanti direkom,” kata Rasyid saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Kamis siang (12/9/2019).

“Jadi tidak sekedar orang datang ke sini (Kantor DPC PDI Perjuangan), menyenangkan orang lain, tanpa ada bukti survei dan modal elektabilitas yang lain,” sambungnya.

Saat ditanya hasil survei yang sudah dilakukannya oleh lembaga survei nasional tersebut. “Nanti bisa dilihat sendiri, karena ini internal dari tim saya dan konsultan saya,” ungkapnya.

Hasil survei yang dilakukannya menurut Rasyid, adalah inisiatif dirinya sendiri.

“Jadi survei ini sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu, dan (saya merasa) tidak lengkap. saya serahkan (lampirkan hasil surveinya juga) biar dinilai elektabilitasnya dan popularitasnya sejauh mana,” katanya.

Namun demikian Rasyid tidak menyebutkan lembaga survei mana yang telah digandengnya.

“Lembaga survei mana yang melakukan, ini nasional dan saya tidak bisa sebut namanya! Tetapi hasilnya ada, dan saya berkeyakinan bahwa itu benar. Tentu yang disurvei dengan metode apa, saya berkeyakinan dan saya percaya dengan metodologi,” katanya.

“Hasil surveinya cukup baik (meskipun), saya belum pasang gambar. Tetapi saya orang organisasi, dan aktivis sejak mahasiswa, sejak sekarang,” imbuhnya.

Terkait langkah berikutnya yang akan dilakukan Rasyid. “Fokus saat ini saya berpikir dapat rekom dulu, dan saya berpikir tentang koalisi semangka (nasionalis dan agama) dulu. Karena saya orang NU, saya tawadu, dan patuh terhadap guru dan kiai. Dari NU mendukung, karena saya kader. Tapi apa artinya kalau saya tidak dapat rekom. Insya Allah Nahdlatul Ulama akan maju bersama saya,” pungkasnya.

Dalam prosesi pengembalian formulir tersebut, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) Jember itu, dikawal dan diiringi ratusan pendekar dari beberapa perguruan silat di Jember. Juga ada kesenian Jatilan dan Reog yang mengantarnya sampai di kantor DPC PDI Perjuangan.

Tidak cukup hanya itu, Rasyid juga disambut iring-iringan salawat, dan kelompok ibu-ibu dari muslimat NU. “Ini adalah bentuk kesetiakawanan dari teman-teman saya semua, untuk mengantar saya ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,” kata Rasyid usai mengembalikan formulir kepada panitia penjaringan bacabup/bacawabup DPC PDI Perjuangan.

“Yang hadir ini semua, adalah beberapa elemen umum dari Nahdlatul Ulama, dari pencak silat, dari olahraga kesenian budaya, yang datang dengan harapan, partai ini (PDI Perjuangan), bisa merekom saya,” sambungnya.

Yang ingin ditunjukkan dari aksi yang dilakukannya itu, kata Rasyid, agar PDI Perjuangan yakin sejauh mana dukungan yang diberikan oleh masyarakat kepada dirinya, untuk mantap sebagai bacabup/bacawabup yang layak untuk mendapat rekom dari partai berlambang banteng moncong putih itu.

“Bahwa saya bersungguh-sungguh, dan punya pendukung. Jadi bukan abal-abal. Partai ini (PDI P) adalah partai terhormat. Ini partai pemenang pemilu! Jadi harus kita tunjukkan dan buktikan, bahwa kita serius untuk maju ke Jember 1,” tegasnya.

Reporter: Rio Christiawan

Thu Sep 12 , 2019
Lumajang, LiraNews – Penambangan pasir manual ilegal di Desa Pasrujambe berlangsung kurang lebih 1 tahun setengah, hingga saat ini telah memakan Korban meninggal dunia atas nama Nawawi (49) Dusun Tawon songo, Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Namun na’as almarhum Nawawi (49) tidak mendapatkan santunan dari pihak yang […]