Gugup Lihat Polisi Lakukan Cipkon, Fadiyanto Masuk Penjara

  • Whatsapp
banner 468x60

Surabaya, LiraNews – Karena terlihat gugup, Fadiyanto (39) asal Jalan Tambak Mayor Utara, RT.01 RW.07, Kelurahan Asemrowo Kecamatan Asemrowo Surabaya, dicecar pertanyaan oleh petugas razia operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Polsek Asemrowo, pada, Selasa, 05 Nopember 2019 pukul 09.30 WIB, lalu.

Benar saja, anggota Reskrim Polsek Tandes yang ikut bergabung melaksanakan kegiatan Razia kendaraan bermotor di depan Pos Lantas Polsek Tandes di Jalan Raya Tandes, Surabaya, menemukan dua poket sabu ditangan pria pengaguran itu.

“Tiba-tiba pelaku yang mengendarai sepeda motor seorang diri ini terjaring razia dalam keadaan bersikap mencurigakan (gugup),” kata Kapolsek Tandes kompol Kusminto, Kamis (7/11/2019).

Petugaspun langsung menghentikan kendaraan pelaku untuk melakukan pemeriksaan badan dan barang bawaannya berupa tas yang pada saat itu diselempangkan dipundak.

“Ternyata, ketika diperiksa didapatkan barang bukti berupa 2 kantong plastik kecil diduga Narkoba jenis sabu yang disimpan dalam tas,” sebut Kompol Kusminto.

Karena kepemilikan barang itu, selanjutnya pelaku dan barang bukti di bawa ke Mapolsek Tandes guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Dalam penyelidikan, Fadiyanto mengakui jika dua poket sabu yang ditemukan Polisi itu adalah miliknya. “Kita akan kembangkan guna mengungkap dari mana asal sabu tersebut,” tambah Kusminto.

Pelaku kini mendekam dalam penjara dan akan dijerat Pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Barang buktinya berupa, sebuah Tas merek Gues dan 2 (dua) kantong plastik kecil berisi kristal putih diduga narkoba jenis sabu dengan berat 0.28 gram dan 0.19 gram. Reporter: Alamuddin

banner 300x250

Related posts

banner 468x60