Keluh Rahmat Difabel Sidoarjo, Susahnya Dapat KIS

Gravatar Image
  • Whatsapp

Sidoarjo, LiraNews – Keluhan pelayanan publik di Kabupaten Sidoarjo kembali mendapatkan sorotan. Pengaduan ini datang dari seorang penyandang disabilitas fisik (daksa) yang bernama Rahmat Nurtopo 47 tahun warga jl.Gunung Agung blok Q-3 RT/RW :001/009. Desa Kepuh Kiriman, kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Rahmat mengaku Setahun yang lalu dirinya sudah mengajukan permohonan Kartu Indonesia Sehat (KIS) di kelurahan. Kepuh Kiriman kecamatan. Waru. “Namun hingga saat ini pihaknya belum juga mendapatkan kartu itu,”  ujarnya kepada media, Sabtu (12/6/2021).

Read More
banner 300250

“Kartu itu sebenarnya sangat penting untuk jaminan kesehatan saya jika terjadi apa-apa, yaa saya juga tidak ingin sakit. Setidaknya jika punya kartu itu kan hati saya cukup tenang,” katanya.

Rahmat mengaku belum mampu mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Kesehatan Kelas-3 secara mandiri, “Saya takut tidak mampu bayar bulanannya. Maklum saya sudah tidak bekerja lagi karena terkena pengurangan karyawan karena pandemi covid-19,” paparnya.

Dia juga berharap agar kedepannya pelayanan public di kabupaten sidoarjo dapat ditingkatkan lagi demi kesejahteraan masyarakat khususnya para difabel, kata Rahmat yang mengaku jago bermain Tenis Meja itu.

Sementara itu, Abdul Majid Koordinator LIRA Disability Care (LDC) mengaku sangat terkejut mendapatkan pengaduan seperti itu.

“Saya agar Instansi terkait segera merespon hal ini. Yaa ini kan demi keadilan dalam hal pelayanan kesehatan masyarakat khususnya kawan-kawan difabel di sidoarjo,” ujarnya.

Apalagi Bupati Sidoarjo, ungkapnya, baru saja meluncurkan prorgam Universal Health Coverage (UHC) untuk seluruh wargamasyarakat.

“Point nya jangan sampai ada lagi masyarakat yang tidak dapat merasakan program yang baik ini hanya karena mereka tidak memiliki KIS atau kartu BPJS Kesehatan,” pungkasnya. (tim)

Related posts