Ops Patuh Semeru 2019, Sidang Ditempat Jaring 87 Pelanggar

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:
Bagikan:

Sampang, LiraNews — Selama 14 hari pelaksanaan Ops Patuh Semeru 2019, Satlantas Polres Sampang Madura terus berupaya melakukan langkah-langkah pre-emtif, preventif dan penindakan.

Seperti pada hari ini, Kamis (05/09/2019) di Jembatan Timbang Jalan Raya Torjun Kab. Sampang, Kasat Lantas AKP Anita Kurdi, S.H., S.I.K., memimpin langsung langkah penindakan, yakni razia.

Kali ini, Satlantas Polres Sampang Madura bekerja sama dengan POM TNI, Dishub, Kejaksaan dan Pengadilan, dengan total keseluruhan 35 personil.

Disela-sela kegiatan, Kasat Lantas Polres Sampang Madura AKP Anita Kurdi, S.H., S.I.K., menyampaikan, menginjak hari Ke-7 Ops Patuh Semeru 2019, dalam pelaksanaan razia juga dilakukan sidang ditempat.

“Kami menggandeng stakeholder terkait untuk dilakukan sidang ditempat, sebagai efek jera bagi pengendara yang masih belum sadar tertib berlalu-lintas di jalan,” tegas AKP Anita Kurdi, S.H., S.I.K., kepada liranews.com.

Alhasil, lanjutnya, terjaring 87 pelanggar. Diantaranya 37 pelanggaran Helm, 21 pelanggaran dibawah umur, 15 pelanggaran sabuk pengaman dan 14 pelanggaran surat-surat.

“Untuk secara umum hari Ke-7 Ops Patuh Semeru 2019, Polres Sampang sudah menindak 956 pelanggaran dengan memberi sanksi tilang. Dan yang tertinggi dilanggar adalah Pasal helm, serta pelanggaran didominasi oleh sepeda motor,” ungkap Kasat Lantas.

“Hal ini sesuai 3 kriteria target operasi yang menjadi atensi, yaitu pengendara tidak memakai helm SNI, banyak pengendara yang masih dibawah umur, oengemudi tidak pakai sabuk pengaman, serta truk dan puck up banyak melanggar rambu-rambu,” imbuhnya.

Diakhir wawancara, AKP Anita Kurdi, S.H., S.I.K., menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di Kab. Sampang, khususnya pengendara kendaraan supaya melengkapi diri sebelum bepergian menggunakan kendaraan.

“Bagi pengendara sepeda motor, kami himbau untuk cek kelengkapan surat-surat, gunakan helm pengaman yang SNI dan jangan melanggar lawan arus. Sedangkan kepada para pengemudi, pastikan sabuk pengaman berbunyi KICK dan taati peraturan serta rambu-rambu lalulintas yang ada. Ingat!!! Kecelakaan itu berawal dari pelanggaran. Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan. Keluarga menanti di rumah,” pesan Kasat Lantas Polres Sampang Madura.

Reporter: Rara

Thu Sep 5 , 2019
Jakarta, LiraNews — Magicpin, Platform ritel offline terbesar India telah meluncurkan bisnis operasinya di Indonesia. Magicpin menggabungkan aktivitas sosial dan rewards untuk mendorong perdagangan offline dan telah bertumbuh 4 kali lipat dalam 12 bulan terakhir untuk mencapai omzet penjualan sebesar US$ 0,5 miliar di toko toko offline. Melalui magicpin, para […]