Pemkab Sampang Launching Kartu Identitas Anak

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:
Bagikan:

Sampang, LiraNews – Upaya pemerintah Kabupaten Sampang bersama dengan lembaga-lembaga masyarakat dalam mengoptimalkan program nasional penerbitan kartu khusus anak terus semakin digenjot. Hal ini dibuktikan dengan adanya Launching Kartu Identitas Anak (KIA) bagi anak usia dini di bawah 17 tahun yang berdomisili di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Lembaga-lembaga ini diantaranya dari Lakpesdam NU Sampang, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sampang dan Kompas Colaboration, bergabung mengatasnamakan Relawan Sadar KIA, mengadakan Launching Gerakan 10.000 Kartu Identitas Anak. Dan acara tersebut dibuka langsung oleh Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi.

Selain mendatangkan Bupati dan Wakil Bupati beserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepanitiaan juga mengundang Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten, seluruh Kepala Sekolah TK/PAUD serta organisasi-organisasi kepemudaan lainnya. Gelaran Launching yang bertempat di Pendopo , Sampang tersebut berlangsung cukup meriah, Kamis (5/9/2019).

Koordinator relawan Hj. Nourul Hayati, dalam keterangannya mengatakan bahwa pencapaian terserapnya KIA ini bisa optimal sesuai target yang direncanakan.

“Secepatnya setelah Launching ini, para relawan akan disebar dan turun untuk mengumpulkan berkas-berkas persyaratan penerbitan KIA. Untuk awal, kita ada Pilot Project di 3 kecamatan, Sampang, Torjun dan Pangarengan.

Sementara itu, Plh. Kadispenduk Capil Kabupaten Sampang Edi Subinto, memaparkan bahwa telah melakukan MOU dengan Kementerian Agama Sampang, Dinas Pendidikan dan juga Tim Penggerak PKK agar dapat bergerak bersama menyisir anak di setiap desa dan kecamatan.

“Kerja sama kami telah lakukan sebagai upaya jemput bola pada beberapa instansi untuk percepatan agar setiap anak memiliki kartu identitas ini bisa berjalan maksimal,” katanya mengakui.

Informasi yang dirangkum Gerbang News, Kartu Identitas Anak (KIA) ini diperuntukkan bagi anak sejak lahir sampai maksimal umur 17 tahun kurang 1 hari. Adapun syarat administrasi dikelompokkan menjadi 2 bagian yakni, untuk yang baru lahir sampai umur 5 tahun kurang 1 hari dengan persyaratan foto copy akta kelahiran, foto copy KK/wali dan foto copy orang tua/wali. Sedangkan untuk anak usia 5 tahun keatas, persyaratannya sama dengan ditambahi foto berwarna ukuran 4×6 sebanyak 2 lembar. LN-R2

Fri Sep 6 , 2019
Jakarta, LiraNews –Kebijakan Kementerian Sosial (Kemensos)  menonaktifan 5.227.852 orang dari daftar Penerima Bantuan Iuran (PBI) program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah memakan korban. Salah seorang pasien gagal ginjal tiba-tiba tidak bisa melakukan cuci darah karena kartu BPJS PBI nya sudah dinonaktifkan. Ketua Umum Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI), Tony […]