PUPR Bangkalan: Tak Ada Anggaran Perbaiki Jalan Rusak di Desa Sanggra Agung

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:
Bagikan:

Bangkalan, LiraNews – Indonesia di era kepemimpinan Presiden Jokowi, sangat menggalakkan pembangunan infrastruktur seperti jalan dan fasilitas yang bisa membantu percepatan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur merupakan salah satu kabupaten yang banyak dikeluhkan oleh masyarakatnya terkait pembangunan jalan dan infrastruktur penunjang pertumbuhan ekonomi. Tidak sedikit daerah di Bangkalan yang memiliki jalan akses yang cukup memprihatinkan.

Seperti jalan penghubung Kecamatan Socah dengan Kecamatam Labang terlihat alami kerusakan yang cukup parah, bahkan sangat berpotensi membayakan pengendara yang melewati.

Jalan rusak itu melintang sepanjang Desa Sanggra Agung Kecamatan Socah, kerusakan tersebut telah terjadi lebih dari satu tahun. Namun hingga sampai saat ini belum juga ada perbaikan dari Pemkab Bangkalan lebih khususnya Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Masyarakat setempat yang kesehariannya bertani berusaha meminimalisir kerusakan jalan dengan menambal lubang jalan dengan tumpukan bedel.

Menanggapi hal tersebut, Wildan, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga PUPR Bangkalan, membenarkan kerusakan jalan yang ada di desa Sangra Agung, dia mengaku keterbatasan anggaran untuk melakukan perbaikan, Selasa (8/10/2019).

“Benar, dalam satu tahun terakhir tidak ada penanganan di daerah tersebut, karena kita keterbatasan anggaran,”jelas Wildan.

Lanjut dia, dalam dua tahun terakhir Kabupaten Bangkalan hanya melakukan penanganan jalan yang berskala prioritas saja.

“Untuk saat ini Kabupaten Bangkalan bagian Utara menjadi prioritas kita, jadi untuk Bangkalan bagian Selatan masih belom,” tambahnya.

Namun, dia mengaku Dinas PUPR Bangkalan tidak semata-mata menutup mata. PUPR Bangkalan berencana mengusulkan daerah tersebut (jalan Kabupaten di Desa Sanggra Agung) kepada Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS).

“Kan jalan tersebut memang jadi wewenang kita, tapi karena keterbatasan anggaran kita berencana mengusulkan penanganannya ke BPWS, kan disana termasuk akses jalan ke Suramadu,” tutup Kabid Bina Marga.

Reporter : Iqbal Zainuri A

Tue Oct 8 , 2019
Palopo, LiraNews – Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LSM LIRA) Sulawesi Selatatan sesalkan jika penanganan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan pipa air bersih di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, senilai Rp. 4.6 Milyar terhenti. Kasus dugaan korupsi pengadaan jaringan pipa di Kota Palopo diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp. 1.5 […]