Surabaya Rasa Jepang, Bunga Tabebuya Sedang Mekar

  • Whatsapp
banner 468x60

Surabaya, LiraNews – Akhir-akhir ini Kota Surabaya disemarakkan mekarnya bunga asal Jepang yakni Tabebuya. Bunga yang selalu mekar di akhir tahun itu membuat kota Surabaya serasa di kota-kota Jepang.

Banyak warga kota memanfaatkan mekar bunga tersebut untuk swafoto. Bahkan ada pasangan yang akan nikah melakukan foto preweding dengan latar bunga tabebuya.

Dalam konferensi persnya Kabid RTH dan PJU DKRTH Kota Surabaya Henri Setianto mengatakan, jika bunga tabebuya tengah bermekaran di jalan-jalan di Kota Pahlawan. Pemkot Surabaya menanam bunga-bunga itu sejak 10 tahun lalu.

“Sudah kita tanam sejak sepuluh tahun yang lalu. Kemudian setiap tahun kita tambah hingga saat ini berjumlah sekitar enam ribu hingga tujuh ribu yang kita tanam,” kata Henri kepada wartawan di Jalan Gubeng, Selasa (19/11/2019).

Menurut Henri ada tiga tabebuya yang ditanam. Yakni berwarna putih, merah muda dan kuning. Tiga jenis tabebuya itu tidak berbunga secara berbarengan. Bulan ini hanya ada dua warna yang berbunga.

“Normalnya tabebuya warna pink itu berbunga pada bulan Oktober dan November. Tahun-tahun ini agak mundur (berbunga) karena cuacanya kurang bersahabat. Tahun kemarin sudah mekar semuanya,” papar Henri.

Henri menegaskan, saat ini pohon tabebuya sudah tertanam di seluruh jalan protokol Kota Surabaya. “Awal-awal memang di jalan protokol. Namun kini sudah ada hampir di semua jalan di Kota Surabaya,” ujar Henri.

Alasan pemkot menanam bunga tabebuya, dijelaskan oleh Henri, Kota Surabaya ingin terlihat menarik dan beda dengan kota di Indoensia. Kemudian dipilihanya bunga tabebuya karena mirip dengan bunga sakura. Selain itu penanaman dan perawatannya juga terbilang mudah.

“Dari segi kualitas bunganya menarik, pohonnya cepat besar dan juga bertahan di semua iklim,” lanjut Henri.

Pada 2020, Pemkot Surabaya akan menanam kembali tabebuya. Yakni sekitar 500 pohon tabebuya pink di pinggiran Surabaya

“Mungkin 500 lebih lah, akan ditanam di kawasan Surabaya Barat, Wiyung ke sana,” lanjut Henri.

Pemkot Surabaya juga sudah mengganti dua ribu pohon tabebuya yang mati. “Tahun kemarin kita sudah melakukan penanaman kembali, dengan mengganti tanaman yang mati,” pungkasnya. Reporter: Alamuddin

banner 300x250

Related posts

banner 468x60