Tambang Pasir Manual Ilegal Pasrujambe Menelan Korban Meninggal

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:
Bagikan:

Lumajang, LiraNews – Penambangan pasir manual yang diduga ilegal berlokasi di Desa Pasrujambe, Kabupaten Lumajang menelan satu korban meninggal dunia pada hari Rabu (11/9/2019), sekitar jam 14.00wib.

Korban meninggal atas nama Nawawi (49) Dusun Tawon songo, Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang

Meninggalnya Nawawi diduga karena kejatuhan Batu disaat melakukan aktifitas menambang pasir dibantaran sungai Pasrujambe.

Kepala Desa Pasrujambe menyampaikan pada media bahwa dirinya tidak mempunyai tanggung jawab, karena masyarakat melakukan aktifitas penambangan tersebut atas dasar keinginan sendiri, kami selaku kepala Desa sudah pernah menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan penambangan manual yang belum mempunyai ijin, kalau sudah seperti ini ya..masyarakatnya yang bertanggung jawab” ucap hariono.

Menurut informasi masyarakat adanya penambangan manual diDesa Pasrujambe inisial SBR diduga sebagai penanggung jawab, media mencoba konfirmasi SBR melalui telpon seluler, dirinya tidak lagi sebagai penanggung jawab karena sudah diserahkan kemasyarakat Pasrujambe,” jelas pria salah satu Kades diKecamatan Pasrujambe.

Lanjut SBR’ kalau dulu saya mas yang bertanggung jawab sekarang sudah bukan saya lagi, kalau bisa jenengan menemui saya dirumah mas,”  pintanya.

Kanit Reskrim Polsek Pasrujambe menerangkan bahwa pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP atas terjadinya kecelakaan kerja tambang pasir manual, korban meninggal dikarenakan lalai dalam bekerja tidak menghiraukan keselamatan, kejadian ini murni tidak ada kesengajaan dari pihak lain,” ungkap cahyo.

Cahyo menambahkan kegiatan penambangan pasir manual tersebut semuanya tidak mempunyai ijin (ilegal) pihaknya sudah pernah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, karena menyangkut kebutuhan perut masyarakat pihak kepolisian masih memberikan Toleransi,”  jelasnya.

Polsek Pasrujambe akan melakukan tindakan tegas terbentur dengan kebutuhan masyarakat pasrujambe, bukan membiarkan mas..kami sudah pernah bersosialisasi kepada masyarakat sampai akhirnya sekarang menelan korban,” ungkap kanit Polsek.

Langkah Polsek Pasrujambe untuk saat ini akan segera melakukan proses penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. LN-GUS

Thu Sep 12 , 2019
Jakarta, LiraNews –Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri Bahtiar mendorong inovasi dan perbaikan pelayanan perpustakaan. Segala bentuk inovasi yang dilakukan didasarkan atas tujuan agar seluruh masyarakat terliterasi dengan baik. “Kalau kita tidak mampu memahami perubahan, maka akan terjadi gap,” ujar Bahtiar saat memberikan sambutan dan membuka Rapat Koordinasi Forum […]