Tolak Kenaikan Iuran BPJS, PMII GMNI Mengamuk di Depan DPRD

  • Whatsapp
banner 468x60

Sampang, LiraNews — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam (PMII) Cabang Sampang, dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sampang, menggelar aksi unjuk rasa didepan Gedung DPRD Sampang, Kamis pagi, (05/09/2019).

Sesuai pantauan Liranews.com, rute gerakan aksi tersebut dimulai dari depan Pasar Srimagunan Sampang hingga menuju Gedung DPRD Sampang dengan melantangkan suara orasi tentang penolakan kenaikan iuran BPJS.

Dalam orasinya, Saiful Rahman menyampaikan dan menyuarakan sejumlah tuntutan, antara lain penolakan atas kebijakan pemerintah pusat yang dinilai sangat meningkatkan beban rakyat. Artinya, dengan menaikan iuran BPJS yang mencapai seratus persen (100%) hanya akan menambah beban kepada masyarakat.

Dengn begitu, mereka mendesak Ketua DPRD Sampang dan Ketua Fraksi Partai untuk ikut serta menolak kenaikan iuran BPJS dengan cara melakukan penandatanganan lembaran yang disediakan oleh peserta unjuk rasa (Unras) untuk disampaikan kepada DPR RI.

Aksi tersebut sempat terjadi bentrok antara peserta Unras dengan keamanan kepolisian, karna saat puluhan peserta aksi mengepung Gedung DPRD Sampang tak ada satupun dari Dewan Pimpinan Daerah (DPRD) Sampang tak menemui, sehingga peserta aksi tersinggung dan mengamuk.

Dalam bentrok tersebut hingga ada salah satu peserta aksi diseret untuk diamankan oleh pihak kepolisian, dan akhirnya aksi tersebut kembali kondusif seperti semula setelah ditemui para Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang.

Akhirnya, setelah beberapa tuntutan dijawab dan terpenuhi oleh Dewan Perwakilan Rakyat, para peserta unjuk rasa merasa lega dan membubarkan aksinya, sehingga para peserta bubar dengan kondusif.

Repoter: Hilafranpane

banner 300x250

Related posts

banner 468x60