Tomas Kenjeran Sikapi Maraknya Mafia Tanah dan Reklamasi

  • Whatsapp
banner 468x60

Surabaya, LiraNews – Kader Senior PDI-P dan juga tokoh masyarakat Kenjeran dan Bulak Banteng Mat Mochtar desak Mapolda Jawa Timur untuk segera tangani masalah mafia tanah. Ia menganggap polisi seakan tutup telinga terkait maraknya mafia tanah berupa lahan reklamasi Kecamatan Kenjeran dan kecamatan Bulak Banteng Surabaya.

Mochtar menganggap kinerja kepolisian dalam menangani kasus pertanahan di Surabaya seakan hanya main-main. Terlihat dari maraknya kasus Mafia perizinan tanah hingga reklamasi pantai yang terjadi di pesisir pantai Kenjeran yang hingga kini tak kunjung di tangani.

“Sekarang apa yang kita miliki di Surabaya ini, tolong mafia-mafia tanah yang ada di Surabaya ini ditindak tegas, itu kan ada dari kapolda itu kan ada dari petugasnya,” tegas Mat Mochtar di Surabaya, Kamis (7/11/2019).

Ia menegaskan, Kepolisian dan Pemerintah kota Surabaya seakan hanya titip nama “menangani masalah satgas mafia tanah, tolong itu jangan hanya nama saja satgas mafia tanah,” tuturnya

Kasus Tanah Oloran di Kenjeran misalnya, ia menganggap kasus tersebut salah satu dari kesekian permasalahan yang terungkap di Surabaya “Butuh kepekaan ini negara kita, sampean lihat seluruh pantai surabaya. Sampean lihat habis semua. Siapa yang memiki? Bukan kita,” tukasnya.

Sebagai Rakyat ia mendorong pemerintah agar tetap pro dengan rakyat “Beri arti jabatan anda supaya berarti untuk rakyat,” dengan tegas ia pun mengatakan bahwa perjuangan untuk memberantas kasus pertanahan ini segera di tindak sebelum masa jabatannya berakhir.

“Siapa yang bertugas di polda yang memberantas tanah, mafia itu habisi seperti apa yang di perintahkan oleh komandan bapak menghabisi mafia-mafia tanah. Jangan sampai main-main lagi, oleh rampok-rampok tanah mafia-mafia tanah yang ada di surabaya,” ucapnya dengan lantang.

Ia berharap, tak hanya kepolisian dan pemerintah kota Surabaya yang berperan dalam memberantas mafia tanah di Surabaya. Namun peran dari masyarakat Surabaya dalam memonitor dan turut serta memberantasnya “Mari dari sekarang surabaya kita mulai pergerakan ini,” harapnya.

Selanjutnya, di konfirmasi secara terpisah kepada Kabid Humas Polda Jawa timur, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, jika sampai saat ini belum ada laporan yang masuk terkait isu mafia makelar tanah. Begitupun ketika di singgung soal Reklamasi yang terjadi di pesisir pantai Kenjeran, sehingga penanganan terkait kasus tersebut belum bisa di lakukan.

“Belum, belum ada laporan masuk,” ucapnya saat di konfirmasi via telfon. Reporter: Alamuddin

banner 300x250

Related posts

banner 468x60