Warga Pasrujambe Berharap Polda Jatim Usut Dugaan Pungli Tambang Pasir Manual Ilegal

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:
Bagikan:

Lumajang, LiraNews – Penambangan pasir manual ilegal di Desa Pasrujambe berlangsung kurang lebih 1 tahun setengah, hingga saat ini telah memakan Korban meninggal dunia atas nama Nawawi (49) Dusun Tawon songo, Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Namun na’as almarhum Nawawi (49) tidak mendapatkan santunan dari pihak yang diduga sebagai penanggung jawab/koordinator atas aktifitas penambangan pasir manual secara ilegal

Beberapa masyarakat menyampaikan bahwa aktifitas penambangan pasir manual didesa Pasrujambe sudah berjalan lama, karena semuanya tidak memiliki Ijin Penambang Rakyat (IPR) maka aktifitas penambangan pasir manual diduga dikoordinatori oleh salah satu kepala Desa agar aktifitasnya aman.

Salah satu masyarakat yang identitasnya disembunyikan menyampaikan bahwa aktifitas menambang pasir manual Pasrujambe dikoordinatori sekaligus penanggung jawabnya diduga adalah SBR salah satu oknum kepala Desa, dan pihak koordinator sekaligus penanggung jawab diduga melakukan pungli sebesar 70.000/unit dam truck dan 50.000/truck engkel,” ucap salah satu warga Pasrujambe.

Meneruskan bahwa penarikan dugaan Pungli tersebut kepada pekerja sudah berjalan hampir 2 tahun, menanggapi atas keterangan SBR bahwa dirinya sudah tidak lagi sebagai penanggung jawab dan sudah menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat warga Pasrujambe,” warga pasrujambe menyampaikan itu adalah bohong mas..karena selama ini yang menjaga dilokasi tambang diduga orang-orang dan putra-putranya SBR,” terangnya.

Masyarakat Pasrujambe meminta pihak kepolisian Polda Jawa timur harus turun tangan untuk mengusut tuntas adanya dugaan Pungli selama penambangan manual beraktifitas kurang lebih hampir 2 tahun dan membuka kepada publik atas mengalirnya dana yang didapat dari pungli,” pinta warga.

Media memcoba konfirmasi Kades Pasrujambe untuk bahan pemberitaan yang kedua melalui telpon seluler namun sayang sudah tidak diangkat, kemudian pihak media mencoba konfirmasi salah satu Kepala Desa Jambi kumbu, Kecamatan Pasrujambe, Kab.Lumajang yang berinisial SBR melalui telpon selulernya.

Awak media bertanya dengan adanya penambangan manual diDesa Pasrujambe dimana ada dugaan Pungli yang dikoordinatori SBR, kades SBR menjelaskan bahwa dirinya sudah tidak ada urusan dengan itu.. dan tidak tau masalah itu dik..,”  pungkas Kades SBR. LN-GUS

Thu Sep 12 , 2019
Simalungun, Liranews – Proyek Pembangunan Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan thn 2018 di beberapa titik seperti di Kab. Simalungun, Pembangunan pasar di Kecamatan Sidamanik, pembangunan pasar di Tanah Jawa dan Parapat terkesan asal jadi. Diketahui bahwa pembangunan tersebut dilakukan oleh Ppk inisial JP. Menurut informasi pembangunan tersebut dengan dana DAK […]